UTS (resume materi perkuliahan)
Pengertian dan Konsep Literasi Digital
Digital Literasi adalah sebuah kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan menggunakan informasi yang diperoleh dari berbagai platform digital dengan kritis dan bertanggung jawab. kemudian kemampuan dalam literasi digital yakni mampu memahami berbagai jenis informasi dan format digital, seperti teks, gambar, video, dan audio, mampu mengevaluasi kredibilitas dan akurasi informasi digital, serta membedakan antara fakta dan opini, mampu menggunakan informasi digital secara bertanggung jawab dan etis, serta untuk menciptakan konten digital yang bermanfaat, mampu mencari informasi digital yang relevan dengan kebutuhan dan minat, mampu membuat konten digital yang kreatif dan informatif, mampu membagikan informasi digital dengan cara yang bertanggung jawab dan etis, mampu berkomunikasi secara efektif dan sopan dalam dunia digital, mampu melindungi diri dari bahaya online, seperti cyberbullying, penipuan, dan malware. Manfaat dalam literasi digital yakni meningkatkan akses ke informasi, meningkatkan kualitas informasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, meningkatkan peluang kerja, dan meningkatkan keamanan online. Tantangan literasi digital yakni kesenjangan digital, tidak semua orang memiliki akses yang sama ke internet dan perangkat digital. lalu ketidakmampuan untuk mengevaluasi informasi, terdapat konten negatif seperti kekerasan, pornografi dan kebencian. lalu cyberbullying yang dilakukan melalui platfrom digital. Literasi digital bukan hanya sebatas kemampuan untuk menggunakan teknologi digital, melainkan sebuah kemampuan yang lebih kompleks. Literasi digital bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang bagaimana kita menggunakan teknologi dengan bijak dan bertanggung jawab. Dengan menguasai konsep literasi digital, kita dapat menjadi pengguna internet yang cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab.
Ruang Lingkup Digitalisasi Informasi Pendidikan
Ruang lingkup digitalisasi informasi pendidikan merujuk pada sejumlah besar praktik, teknologi, dan strategi yang digunakan dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pendidikan. Ini mencakup penggunaan teknologi untuk meningkatkan aksesibilitas, efisiensi, dan kualitas pendidikan.aspek yang termasuk dalam ruang lingkup digitalisasi informasi pendidikan yakni Pembelajaran daring, konten digital, evaluasi dan penilaian, kolaborasi dan komunikasi.
Peluang dan Tantangan Digitalisasi Informasi Pendidikan
Peluang: banyaknya Inovasi, dapat berkolaborasi dengan lembaga pendidikan lainnya, memudahkan untuk dapat informasi, dapat mengembangkan teknologi pembelajaran, kesempatan belajar yang menarik dan menyenangkan.
Tantangan: akses internet yang belum merata, keterampilan guru yang belum cukup, SDM perlu perhatian khusus, pembelajaran tidak efektif, keamanan data pribadi, kesenjangan digital, ketergantumgan pada teknologi, adanya cyber crime, AI mengakibatkan atau potensi kehilangan pekerjaan karena digantikan oleh AI
Paradigma Belajar Abad 21
Ciri dari abad 21 yaitu dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, globalisasi, urbanisasi, dan perubahan lingkungan. kemudian Paradigma belajar sebelum abad 21 yaitu masih berpusat pada guru, menekankan pada hafalan dan pengulangan, pembelajaran yang pasif, kurikulum yang masih tertutup dan kaku, terakhir terbatasnya akses terhadap informasi. kemudian paradigma belajar abad 21 yakni berpusat pada siswa, siswa didorong untuk aktif mencari dan membangun pengetahuan mereka sendiri melalui berbagai sumber dan pengalaman. mengembangkan keterampilan abad 21(berpikir kritis, komunikasi, kreativitas, kolaborasi). menekankan pada pembelajaran kontekstual dan autentik, memanfaatkan teknologi, dan mendorong pembelajaran sepanjang hayat, siswa didorong untuk terus belajar dan mengembangkan diri mereka sendiri sepanjang hidup mereka.
Keterampilan Literasi Digital
Keterampilan literasi digital merujuk pada kemampuan individu untuk menggunakan teknologi digital dengan efektif, termasuk kemampuan untuk mencari, mengevaluasi, mengolah, dan berbagi informasi secara tepat dan kritis. ini mencakup pemahaman tentang bagaimana mengguanakan berbagai perangkat lunak, aplikasi, dan platfrom digital, serta pemahaman tentang etika dan tanggung jawab dalam penggunaan teknologi. pemahaman teknologi digital ini mencakup pemahaman dasar tentang penggunaan perangkat keras dan perangkat lunak seperti komputer, tablet, smartphone serta sistem operasi dan aplikasi yang berbeda, contohnya kemampuan untuk mengoperasikan komputer, menginstal aplikasi, dan menggunakan fitur-fitur dasar seperti pengolahan kata, spreadsheet dan presentasi.
Keterampilan Dasar Riset dan Publikasi Ilmiah
Keterampilan dasar riset dan publikasi ilmiah merujuk pada kemampuan individu untuk melakukan riset secara sistematis dan mempublikasikan hasil riset mereka dalam bentuk publikasi ilmiah yang sesuai dengan standar akademik. keterampilan riset dasar mencakup kemampuan untuk merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi riset dengan baik. ini termasuk mengidentifikasi topik penelitian yang relevan dan menarik, menyusun pertanyaan penelitian yang jelas dan bermakna, menemukan sumber-sumber informasi yang dapat dipercaya dan relevan baik itu buku, jurnal akademik, atau sumber informasi digital lainnya.
mantab bagus sangat mudah di pahami
BalasHapus